Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Senin, 24 Februari 2020

Bangun Gedung Baru, Kejati Jateng Terima Dana Hibah Sebesar Rp16 Miliar

AddMimin
Sumber Gambar: Ayosemarang.com

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kejati Jateng) kini sedang gencar-gencarnya membangun gedung baru di Komplek Kantor Insitusi penegak hukum tersebut. Bahkan disebut-sebut, dana tersebut diterima sebanyak Rp16 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Seperti yang dilansir dari laman Ayosemarang, gedung yang dibangun Kejati Jateng itu adalah untuk bidang Intelijen. Hal ini diungkap langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Sadiman di Semarang pada Senin (17/6/2019).

Dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tersebut dianggarkan selama 2 tahun. Dimana menurutnya besarnya anggaran itu dari tahun 2019 dan sisanya pada tahun 2020.

"Saya mengharapkan untuk alokasi pada tahun kedua jangan lupa. Kalau tidak, nanti mangkrak proyeknya," katanya.

Pembangunan Kejati Jateng ini dimulai dengan dirobohkannya bangunan lama. Dan tentunya diharapkan pembangunan gedung baru Kejati Jateng ini selesai dibangun pada bulan Desember 2019.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta gedung baru Kejati Jateng ini bisa meningkatkan peran dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Sumber: Ayosemarang.com

BNI Ambon Luncurkan Program Rejeki Kredit Wirausaha

AddMimin
Image result for Animo Masyarakat Gunakan Layanan Transaksi Digital BNI di Ambon Sangat Tinggi
Sumber: Google

Bank Negara Indonesia (BNI) Ambon terus kembangkan sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon dengan meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha.

Dalam program ini, BNI Ambon menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang usaha kecil dan menengah. Acara ini sendiri diadalah di Ambon Plaza (Amplaz) pada Kamis (23/5).

Dihadiri langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia dan juga mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon. Acara ini merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon.

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujar Egos Mahar, Kepala BNI Ambon.

Dikatakan Egos, fasilitas kredit yang ditawarkan berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di BNI Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya.

Adanya program peluncuran Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon ini sangat diapresiasi oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH.

Menurutnya, program ini dinilai sangat tepat dilakukan di oleh BNI Ambon. Karena merupakan pilihan yang tepat dari segi pertumbuhan ekonomi kota yang mengalami peningkatakan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.

Sumber: Ambon.go.id

BNI Ambon: Uang Nasabah Masih Aman

AddMimin
Related image
Sumber: Google

Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang BNI Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman. Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan.

Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018.

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNItersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di BNI Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: Viva.co.id

Ditanya Soal Penyuka Sesama Jenis, Ini Jawaban Vidi Aldiano

AddMimin
Image
Sumber: Vidi Aldiano | Instagram/vidialdiano

Kabar terbaru kali ini datang dari Vidi Aldiano yang pernah disebut-sebut sebagai penyuka sesama jenis alias gay. Bahkan isu itu kini kembali dipertanyakan oleh Boy William dalam vlog #NebengBoy S4 Eps 8 yang diunggah Jumat (21/2) kemarin.

"Si Vidi gonta-ganti cewek nih, pasti mungkin dia enggak mau pacaran. Homo kali, everything it's out there," ujar Boy William, dikutip dari vlog #NebengBoy S4 Eps 8 yang diunggah Jumat (21/2) kemarin.

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, rumor ini bermula ketika kedekatan Vidi dengan penyanyi pria lainnya. Vidi bahkan mengungkapkan bahwa dirinya sempat disebut memiliki hubungan istimewa alias berpacaran dengan Afgan, Petra Sihombing, hingga Tulus.

"Gue dari dulu dari pertama masuk industri hiburan itu udah dicap gay, gay, gay. Ya gue dekat sama Afgan dikatain suka sama cowok. Gue deket sama Afgan dikatain pacaran, gue temenan sama Petra dikatain pacaran," ucap Vidi.

Bahkan pertemanannya dengan Tulus, juga sempat disalahartikan publik. Vidi Juga sampai heran, kenapa dirinya selalu diisukan seperti itu.

"Tulus masuk gue temenan dikatain. Kayak gue nggak boleh punya temen cowok apa gimana sih," jawab Vidi.

Namun saat ia berteman dengan teman-teman wanitanya, Vidi malah disebut-sebut menghamili. Ia jadi merasa serba salah, kenapa hidupnya selalu diusik dengan isu-isu negatif.

"Terus gue temenan sama cewek, gue deket sama cewek, dibilangin kayak hamilin orang. Serba salah, gue temenan sama ape ye sekarang, gue temenan sama pot bunga saja deh," kata Vidi kesal.

Boy pun merasa penasaran mengapa Vidi diisukan hal seperti itu.

"Menurut lu kenapa lo bisa dikata-katain kayak itu?," tanya Boy.

"Kayaknya pada saat itu orang-orang yang menulis berita punya persepsi yang solid kalau laki itu harus seperti gini, kalau perempuan tuh harus seperti ini. Sementara orang kan beda-beda, lo enggak bisa menyamakan," jelas Vidi.

Vidi pun berharap semua orang tidak memberikan pandangan tertentu kepada seseorang. Ia ingin semua orang punya pikiran lebih bijak dan terbuka. Intinya dengan katalain, Vidi Aldiano telah menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar.

Sumber: Akurat.co 

Kawasan Tubagus Masih Tergenang Banjir akibat Luapan Kali Angke

AddMimin
Image
Sumber Gambar: Sejumlah kendaraan saat nekat melewati banjir yang menggenangi jalan di Kompleks Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2020). Hujan yang mengguyur kawasan Jakarta membuat sejumlah jalan tergenang banjir setinggi 50-70 cm. Meskipun digenangi banjir, sejumlah pengemudi masih nekat melewatinya. Akibatnya, banyak kendaraan yang mogok di tengah jalan. | AKURAT.CO/Sopian

Akibat hujan deras yang tak kunjung henti, membuat sebagian wilayah Jakarta kembali tergenang air. Seperti kawasan Tubagus Angke, yang hingga Selasa (24/2) pagi masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Sejak jam 03.00WIB dini hari. Sudah dikerahkan pompa mobile sejak malam kami PPSU kelurahan dan sda terus pantau tapi karena ketinggian air kali angke makin naik jadi air makin meluap,"ucap Novi Indria Sari, Lurah Wijaya Kusuma seperti yang dilansir dari laman Akurat pada Selasa (25/2/2020).

Bahkan dikatakan Novi, jika air yang membanjiri jalan Tubagus Angke disedot ke kali Angke hal itu hanya akan sia-sia. Sebab, nantinya air di dalam kali Angke akan semakin tinggi dan kembali meluap ke jalan tersebut.

"Dan makin masuk kepemukiman warga di rt 5 yang kemarin tanggal 1 Januari tinggi juga. Dipemukiman 30 sampai 40 cm di depan masjid," terang dia.

Novi sendiri sudah melakukan pemantauan kepada wilayahnya dan melihat kemacetan terjadi. Banyak kendaraan roda dua yang mogok baik dari arah Tambor ke Lampu Merah Pesing maupun sebaliknya.

"Iya karena banyak kendaraan motor memaksakan lewat mogok dan dari arah Tambora banyak mobil nekat ambil jalur sebelah kiri karena yang tinggi kan jalur angke sebelah kanan," tandasnya.

Sumber: Akurat.co

Lima Kecamatan di Jakarta Selatan Hingga Selasa Pagi Masih Tergenang Banjir

AddMimin
Image
Sumber Gambar: Warga membersihkan rumahnya yang terendam luapan sungai Ciliwung di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020). Banjir tersebut akibat tingginya intensitas hujan di wilayah Bogor, Depok dan Jakarta sehingga merendam pemukiman warga. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Banjir terus menggenang di sebagian wilayah DKI Jakarta. Namun, hingga Selasa (25/2) pagi ada lima kecamatan di wilayah Jakarta Selatan yang masih terdampak genangan.

"Wilayah genangan sudah meluas, tercatat lima kecamatan sudah terdampak genangan," kata Humas PMI Jakarta Selatan, Dedet Mulyadi saat dihubungi di Jakarta.

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, wilayah yang terdampak yakni Pasar Minggu, Pancoran, Mampang, Kebayoran Lama Tebet, Kemang Selatan. Dikatakan Dedet, data ini diperoleh dari hasil pengukuran relawan PMI.

"Air dilaporkan naik dari pukul 03.00 pagi," kata Dedet.

Bahkan ketinggian air juga beragam, seperti Kemang Selatan, Kecamatan Mampang ketinggian ada yang mencapai 1,5 meter, Bintaro 1 meter, Rawajati 1,5 meter dan lainnya antara 50-100 cm. Maka dari itu, Dedet mengatakan bahwa ada sejumlah warga yang juga sudah mengungsi seperti di Kelurahan Pengadegan, mengunsi ke Rusunawa Pancoran.

Genangan air juga mulai tinggi di Bukit Duri dekat SMA Negeri 8 Jakarta, juga di Kelurahan Bintaro dan Bangka.

Sumber: Akurat.co

Total Kasus COVID-19 Terkonfirmasi di Korea Selatan Menjadi 833

AddMimin
Image

Hingga Senin (24/2) sore, Korea Selatan (Korsel) telah mengkonfirmasi 70 kasus COVID-19. Hal ini tentunya menjadi yang terbesar di luar Tiongkok, dimana total perhitungannya menjadi 833 orang.

Seperti yang diketahui, angka-angka ini diperbarui di situs web Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) dengan peningkatan harian di Korea Selatan menjadi 231. Dengan korban meninggal hingga Senin, mencapai tujuh orang.

Penyebaran virus di Korea Selatan ini diduga berawal dari sebuah gereja di kota tenggara Daegu setelah seorang wanita berusia 61 tahun yang dikenal sebagai Pasien 31 yang menghadiri layanan di sana dinyatakan positif, KCDC. Bahkan KCDC juga melaporkan bahwa kematian ketujuh dari virus itu adalah seorang pria berusia 62 tahun dari sebuah rumah sakit di Cheongdo, sebuah daerah yang mengalami lonjakan kasus yang dikonfirmasi bersama dengan Daegu di dekatnya dalam beberapa pekan terakhir.

Untuk itu, Presiden Moon Jae-in pada hari Minggu (23/2) mengatakan akan terus menyelidiki penyebab dari wabah baru ini. Dan pemerintah Korsel akan menaikkan tingkat siaga ke level tertinggi 'merah' menurut rekomendasi para ahli dan secara drastis memperkuat sistem respons orang.

Moon Jae-in juga mendesak para pejabat untuk tidak ragu-ragu mengambil tindakan kuat yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengatasi wabah tersebut.Peningkatan tingkat siaga memungkinkan pemerintah untuk mengirim sumber daya tambahan ke kota Daegu dan daerah Cheongdo, yang ditunjuk sebagai "zona perawatan khusus" pada hari Jumat.

Tingkat siaga juga memungkinkan pemerintah untuk secara paksa mencegah kegiatan-kegiatan publik dan memerintahkan penutupan sementara sekolah, kata kementerian kesehatan, meskipun memberikan beberapa rincian langkah-langkah segera.

Sumber: Akurat.co

Minggu, 23 Februari 2020

PSIS Junior Tunduk 2-0 dari Seniornya dalam Laga Simulasi Liga 1

AddMimin
Sumber Gambar: Ayosemarang.com

Dalam laga simulasi liga 1, PSIS berhasil menang 2-0 dengan PSIS U-20 di Stadion Citarum Semarang, pada Sabtu (15/2/2020). Laga ini dibuat memang untuk mempersiapkan anak asuh Dragan Djukanovic menghadapi kompetisi.

Seperti yang dilansir dari laman Ayosemarang, lewat pengatur serangan Jonathan Cantillana PSIS terus menggempur adik kelasnya tersebut. Dimana akibatnya PSIS U-20 langsung kalang kabut.

Dan benar saja, Bruno Silva kemudian mencetak gol di sepuluh menit awal. Ini adalah kemenangan awal untuk PSIS Senior. Walau begitu, PSIS U-20 terus menyerang. Dimana M Ridwan PSIS juga belum bisa menembus rapatnya barisan pertahanan PSIS senior.

Di menit akhir babak pertama PSIS menggandakan keunggulan lewat Flavio Beck Junior. Skor berubah 2-0 untuk PSIS senior tidak berubah hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.

Di babak kedua Dragan menurunkan para pemain mudanya. Nama- nama seperti M Ridwan PSIS , Eka Febri, Kartika Vedhayanto, Andreas Ado, Zohri dan Septian David Maulana dijajal Dragan.

Talenta-talenta muda asuhan tangan dingin Dragan tak memberi kesempatan PSIS U-20 membangun serangan. Bahkan gawang PSIS U-20 selalu diteror dengan serangan lapis kedua klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar. Meski demikian penyelesaian akhir telenta muda PSIS Semarang tak membuahkan hasil.

Hingga akhir babak kedudukan tak berubah, PSIS Semarang unggul 2-0 atas tim juniornya yakni PSIS U-20.

Sumber: Ayosemarang.com

PSIS Kini Resmi Tanda Tangan Kontrak Dengan Muhamad Ridwan

AddMimin
Sumber Gambar: Ayosemarang.com
Striker asal Boja, Kabupaten Kendal, Muhamad Ridwan kini telah resmi menjadi pemain dari PSIS Senin (27/1/2020).

“Kita punya pemain yang bisa bermain sebagai striker murni di depan hanya Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto. M. Ridwan ini tipikalnya merupakan striker murni, dengan postur tubuh yang tinggi besar, punya kekuatan dan kecepatan. Sehingga bisa menjadi alternatif pelatih untuk lini depan,” ujarnya, Senin (27/1/2020).

Dikatakan Yoyok Sukawi, CEO dari PSIS bahwa alasan perekrutan M. Ridwan adalah untuk menambah variasi di lini depan PSIS . Saat ini murni hanya ada dua striker yakni Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto.

Ia menegaskan PSIS rata-rata mengontrak pemain dengan durasi paling sedikit dua tahun. Pihaknya belajar dari musim-musim lalu yang mengikat pemain dengan waktu satu tahun.

Jadi pemain yang kita satu tahun ketika mereka moncer banyak tim lain yang ingin merekrut mereka. Jadi saat mereka pergi, kita patah hati, katanya.

Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. M. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020. M. Ridwan merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Nama M Ridwan sebetulnya sudah tak asing dengan PSIS , karena pada musim 2018 silam dia sempat menjalani beberapa kali latihan di PSIS  pasca lulus dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Namun saat itu, rekan sekolah bintang Tim Nasional Indonesia U-23 Egy Maulana Vikri ini hanya beberapa saat bergabung dengan PSIS baik di tim senior maupun di tim PSIS U-19 saat itu, kemudian hengkang ke Sriwijaya FC.

Ridwan mengaku alasan kuat ke PSIS karena Semarang sudah seperti menjadi kota kelahirannya sendiri. Walau dirinya lahir di Boja, Kendal namun dari kecil hingga besar Ridwan lebih banyak menghabiskan waktunya di Kota Semarang.

Sumber: Ayosemarang.com

Muhamad Ridwan Ungkap Kepindahannya Ke PSIS Akan Segera Tuntas

AddMimin
Hasil gambar untuk m ridwan psis
Sumber Gambar: Google.com

Kabar bahagia kini datang dari M. Ridwan yang kini bergabung dengan PSIS. Dimana menurutnya, kepindahannya itu akan segera tuntas.

“Sudah sebentar lagi selesai semuanya untuk proses transfer ke PSIS. Saya ke PSIS karena bangga dan sudah menjadi kota kebanggan saya meski saya lahir di Boja, Kendal,” ujarnya seperti yang dilansir dari laman ayosemarang.com, Kamis (23/1/2020).

M. Ridwan yakin bahwa alasannya pindah ke PSIS sangat tepat. Karena menurutnya, Semarang sudah seperti menjadi kota kelahirannya sendiri.

“Dari manajemen PSIS juga serius dan baik kepada saya,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020. Ridwan merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan. Bersama Persela, Ridwan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Sebelum memperkuat Persela, Ridwan mmerupakan pemain Sriwijaya FC.

Nama Muhamad Ridwan sebetulnya sudah tak asing dengan PSIS, karena pada musim 2018 silam dia sempat menjalani beberapa kali latihan di PSIS pasca lulus dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Namun saat itu, rekan sekolah bintang Tim Nasional Indonesia U-23 Egy Maulana Vikri ini hanya beberapa saat bergabung dengan PSIS baik di tim senior maupun di tim PSIS U-19 saat itu, kemudian hengkang ke Sriwijaya FC.

Sumber: Ayosemarang.com

M. Ridwan Kini Menjadi Incaran PSIS

AddMimin
Sumber Gambar: Muhamad Ridwan saat memperkuat Persela

Kabar mengejutkan datang dari M. Ridwan yang kini menjadi incaran PSIS karena potensinya itu.

“Muhamad Ridwan salah satu wonderkid Persela. Memang dia yang masuk kriteria,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Kamis (23/1/2020).

PSIS yang kini sedang mencari pemain berposisi striker itu sangat mencari seorang pemuda seperti M. Ridwan. Sebelumnya PSIS telah merekrut tiga pemain muda yakni, Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo dan Abdul Abanda Rahman.

“Kami memang berniat mengumpulkan pemain putra daerah,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000. Ia kini memperkuat tim Persela musim 2019/2020. Bersama Persela, M. Ridwan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Sebelum memperkuat Persela, M. Ridwan mmerupakan pemain Sriwijaya FC. Sebelumnya, M Ridwan merupakan jebolan diklat Ragunan.


Sumber: Ayosemarang.com

Sedang Gali Lobang Pipa PAM, Pria Ini Langsung Tewas Tersetrum

AddMimin
Hasil gambar untuk meninggal tersetrum
Sumber Gambar: Google.com

Sedang menggali lobang Pipa PAM, seorang kuli bernama Budi Santoso (27) meninggal dunia akibat tersetrum mesin gali pada Minggu (23/2/2020).

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, kecelakaan kerja yang terjadi di Jalan Tanjung Pura Kampung Maja RT 003/002 Kalideres Jakart Barat sekitar pukul 19.30 WIB ini langsung ditangai oleh Polsek Kalideres.

Kapolsek Kalideres Kompol Indra Maulana juga membenarkan peristiwa itu kemarin malam. Pihaknya sudah bertemu dengan keluarga korban untuk dimintai keterangan.

"Kejadian benar. Tapi kami masih menyelidiki," ujar dia kepada AKURAT.CO Senin (24/2/2020).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri menambahkan, dirinya sedang memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan guna mencari tahu kronologis sebenarnya.

"Kami belum tahu apakah ada kelalaian atau tidak karena saksi baru hari ini dipanggil," tutup dia.

Sumber: Akurat.co

BMKG: Sebagian Wilayah DKI Jakarta Akan Diguyur Hujan Lebat Pada Senin Malam

AddMimin
Hasil gambar untuk hujan deras jakarta
Sumber Gambar: Google.com 

Wilayah Jakarta kini diprediksi akan kembali diguyur hujan dengan intensitas lebat disertai dengan angin kencang dan petir pada Senin (24/2/2020) malam.

"Waspada potensi Hujan disertai kilat atau Petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada malam menjelang dini hari," tulis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dari laman BMKG.go.id.

Hujan lebat yang disertai angin kencang itu diperkirakan akan berlangsung dari Senin Malam hingga Selasa dini hari itu diperkirakan akan mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Dengan suhu rata-rata berada di kisaran 24-29 derajat Celcius dengan kelembapan di antara 75-100 persen.

Sebelumnya diketahui, Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin dini hari hingga Senin pagi telah menyebabkan banjir di sejumlah titik dan menggenangi sejumlah jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Sumber: Akurat.co 

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates