Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2020

Cegah Virus Corona, Jokowi Instruksikan Jajaran Ambil Langkah Perlindungan dan Pencegahan

AddMimin
Sumber Gambar: Presiden Republik Indonesi Joko Widodo saat memberikan keterangan pers usai melayat di rumah duka KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (03/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Merebaknya isu terkait WNI di Depok yang terinfeksi Virus Corona membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung melakukan tindakan pencegahan kepada masyarakat.

Seperti yang dilansir dari laman Ayosemarang, Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya agar mengambil langkah perlindungan dan pencegahan kepada masyarakat. Instruksi tersebut disampaikan Jokowi saat Rapat Terbatas Tentang Kesiapan Menghadapi Virus Corona di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

"Yang pertama, saya minta untuk mengambil langkah-langkah perlindungan dan pencegahan dan juga memberikan pengertian kepada seluruh masyarakat," ujar Jokowi.

Dikatakan Jokowi, masyarakat jangan langsung panik. Menurut Jokowi juga, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah tegas seperti pemberlakukan protokol kesehatan, larangan turis dari China ke Indonesia atau larangan bagi pendatang yang dari daratan China dan sudah berada di China selama 14 hari ke Indonesia.

"Seluruh rakyat di mana pun berada agar tidak perlu panik. Karena kami telah mengambil langkah-langah yang tegas, mulai dari pemberlakuan protokol kesehatan, kemudian tidak mengizinkan semua pendatang yang tiba dari mainland China atau sudah berada di sana selama 14 hari untuk masuk dan transit di Indonesia," ucap dia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut langkah tegas pemerintah yakni menghentikan sementara kebijakan bebas visa untuk warga negara China. Kebijakan tersebut kata Jokowi dalam rangka melindungi warga negara Indonesia dari penyebaran virus corona.

"Kita telah menghentikan sementara fasilitas bebas visa dan visa on travel bagi warga negara Tiongkok. Sekali lagi, keputusan itu harus diambil dalam rangka melindungi seluruh rakyat Indonesia di tanah air dari penyebaran virus corona," tuutpnya.

Sumber: Ayosemarang.com

Cegah Virus Corona, Balai Kota DKI Jakarta Lakukan Pengecekan Suhu Tubuh di Depan Pintu Masuk

AddMimin
Image
Sumber Gambar; Pemeriksaan suhu badan di Balai Kota | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

Terkait pemberitaan mengenai dua WNI yang terinfeksi Virus Corona, membuat Pemerintah semakin sigap melakukan pencegahan. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memperketat pengawasan terhadap seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, Lingkungan Balai Kota DKI Jakarta tempat Gubernur Anies Baswedan Berkantor itu kini mulai diberlakukan pengawasan pada hari ini Rabu (4/2/2020). Dimana semua PNS yang masuk area balai kota bakal dicek suhu badannya.

Apa bila suhu badan mencapai 38 derajat celcius, PNS bersangkutan tak akan diizinkan masuk wilayah Balai Kota. Pencegahan ini sebelumnya sudah disosialisasikan melalui pengumuman lisan yang disiarkan melalui pengeras suara yang terpasang di berbagai sudut kawasan Balai Kota.

PNS yang bersuhu badan tak normal disarankan supaya cepat-cepat melapor ke bagian Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) Pemprov DKI Jakarta supaya langsung ditindaklanjuti. Meski sudah diumumkan kepada para PNS di lingkungan Balai Kota namun informasi tersebut rupanya belum diketahui oleh Biro Umum Pemprov DKI.

“Enggak tahu tuh," kata Kepala Biro Umum DKI, Budi Awaluddin

Pun demikian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta juga belum mendapat informasi ini. Kepala BKD Chaidir sudah mengkonfirmasi hal ini dia malah mengaku mengetahui informasi ini dari wartawan.

"Ini saya baru tahu dari kamu," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, emerintah pusat telah mengkonfirmasi bahwa virus corana telah masuk ke Indonesia. Pasien pertama adalah dua Warga Depok Jawa Barat. Salah satu diantaranya disebut-sebut tertular di Jakarta saat menghadiri pesta dansa di kawasan Kemang Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Di pesta dansa itu, warga Depok ini berinteraksi dengan seseorang berkewarganegaraan Jepang namun berdomisili di Malaysia. Warga Jepang ini kabarnya kini sedang menjalani perawatan medis di Malaysia sepulang dari Jakarta. Dia positif corona.

Sumber: Akurat.co 

Senin, 02 Maret 2020

Dua WNI Positif Terinfeksi Virus Corona Tinggal di Depok

AddMimin
Image
Sumber Gambar: Penjemputan WNI dari kapal pesiar | BNPB

Kabar terbaru kini datang dari Presiden Joko Widodo yang mengumumkan bahwa di Indonesia kini ada dua orang yang positif terinfeksi virus Corona pada Senin (2/3/2020). Dimana dua orang tersebut adalah WNI yang terdiri dari ibu dan anak yang baru saja melakukan close contact dengan WNA asal Jepang.

"Ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif Corona, tim dari Indonesia langsung telusuri. Orang Jepang ke indo bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu," ujar Jokowi di kompleks Istana Negara, Senin (2/3/2020).

Maka dari itu, tim medis kemudian dituurnkan agar virus Corona, China ini tidak merebak ke seluruh Indonesia.

"Ini sangat berbahaya karena penyakit ini perlu kita waspadai. Anak dan ibu itu di Indonesia. Sudah di rumah sakit. Saya sampaikan bahwa yang jepang bertemu dengan anaknya ibu yang umur 31 tahun dan ibunya 64 tahun itu ada di Indonesia," jelasnya.

Sejalan dengan hal ini, Menkes Terawan Agus Putranto di lokasi yang sama menjabarkan bahwa sejauh ini kediaman kedua ibu dan anak langsung disterilisasi tim medis terkait virus Corona tersebut.

"Rumahnya di cek, ibu dan anak. 31/61 tahun. Sudah melakukan isolasi rumah. Terkenanya di Jakarta, daerah Depok," jelas Terawan.

Sumber: Akurat.co

BNI Akan Libatkan Banyak IT Untuk Meminimalisir Kesalahan Karena Manusia

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Guna meminimalisir kesalahan yang terjadi, Bank Negara Indonesia (BNI) khususnya BNI Ambon,  diketahui akan mengurangi keterlibatan manusia didalamnya.

“Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk mengurangi unsur peran manusia. Mungkin lebih banyak peran IT,” ucap Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahyu Setyawan kepada reporter Tirto, Senin (21/10/2019) saat ditemui di Plaza Indonesia. 

Tak ingin kejadian yang terjadi di BNI Ambon kembali terjadi, maka diperlukan adanya pencegahan dengan sistem berlapis.

“Kalau udah ada sistem berlapis dan aturan main, tapi satu lini sudah kompromi susah ya. Jadi perbaikan itu mengurangi, meminimalisir keterlibatan manusia dalam proses,” ucap Putrama. 

Dana nasabah BNI Ambon dipastikan Putrama akan selalu aman. Dikatakan Putrama, dana nasabah BNI Ambon selalu aman dan tidak perlu khawatir.

“Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan penegak hukum itu salah satu sumber dari recovery untuk mengembalikan dana Rp58,9 miliar itu. Nanti ditelusuri,” ucap Putrama.

Sumber: Tirto.id

Di Ambon, Hanya 90% Masyarakat yang menggunakan E-Banking

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Dimana dengan ini para nasabah akan dimudahkan untuk bertansaksi.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

Minggu, 23 Februari 2020

Di Ambon, Hanya 90% Masyarakat yang menggunakan E-Banking

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Dimana dengan ini para nasabah akan dimudahkan untuk bertansaksi.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

BNI Akan Libatkan Banyak IT Untuk Meminimalisir Kesalahan Karena Manusia

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Guna meminimalisir kesalahan yang terjadi, Bank Negara Indonesia (BNI) khususnya BNI Ambon,  diketahui akan mengurangi keterlibatan manusia didalamnya.

“Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk mengurangi unsur peran manusia. Mungkin lebih banyak peran IT,” ucap Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahyu Setyawan kepada reporter Tirto, Senin (21/10/2019) saat ditemui di Plaza Indonesia. 

Tak ingin kejadian yang terjadi di BNI Ambon kembali terjadi, maka diperlukan adanya pencegahan dengan sistem berlapis.

“Kalau udah ada sistem berlapis dan aturan main, tapi satu lini sudah kompromi susah ya. Jadi perbaikan itu mengurangi, meminimalisir keterlibatan manusia dalam proses,” ucap Putrama. 

Dana nasabah BNI Ambon dipastikan Putrama akan selalu aman. Dikatakan Putrama, dana nasabah BNI Ambon selalu aman dan tidak perlu khawatir.

“Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan penegak hukum itu salah satu sumber dari recovery untuk mengembalikan dana Rp58,9 miliar itu. Nanti ditelusuri,” ucap Putrama.

Sumber: Tirto.id

Kamis, 20 Februari 2020

BNI Ambon Bersama Kanwil Kemenhumkam Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Maluku

AddMimin
Image result for Bersama BNI Ambon, Kanwil Kemenkumham Maluku Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku
Sumber Gambar: kanwil kemenkumham maluku - Kemenkumham

Dilakukannya kunjungan kerja oleh Direktur Kredit BNI, Ibu Diona bersama Stenli (Staf) ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhumkam) Maluku pada Selasa (01/11), diharapkan dapat menjalin kerja sama. Dimana dalam hal ini menyangkut permasalahan jaringan yang terjadi di kantor BNI Ambon dapat diketahui, yang kemudian bisa meningkatkan eskpansi kredit. 

Dengan tujuan meningkatkan kerjasama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku, Direktur Kredit BNI Ambon mengerti akan adanya salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat adalah adanya kerjasama dengan notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit, Kakanwil mengatakan bahwa hal ini nyatanya sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI Ambon sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris. Yang berarti bila ada sebagain dari notaris yang nakal maka akan langsung ditindak sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama.

Adanya Kasus Di BNI Ambon Dipastikan Tidak Akan Mempengaruhi Saham BNI

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI Ambon"
Sumber Gambar: Google.com

BNI Ambon pastikan bahwa adanya kasus yang terjadi tidak akan berpengaruh kepada Bank BNI dan tentunya terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

Hal ini kemudian dinyatakan langsung oleh Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” ucapnya seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Rabu, 05 Februari 2020

Ulang Tahun BNI Ke-73, BNI Ambon Gelar Aksi Donor Darah Bersama PMI

AddMimin
mimbarrakyatnews.com

Bank Negara Indonesia (BNI) telah berulang tahun yang ke-73. Dengan tagline "Bersama Jadi Luar Biasa" BNI Ambon merayakannya dengan bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon melakukan donor darah.

Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng ini dipimpin oleh Pemimpin BNI Ambon yaitu Ferry Siahainenia yang kemudian diberikan kepada manajemen. Bahkan seperti yang dilansir dari laman mimbarrakyatnews, acara ini diikuti oleh personil Kodam Kodam XVI/Pattimura dengan target 100 kantong darah.

“Donor darah bekerjasama dengan PMI dan Satker yang dibawah otoritas Kodam XVI/Pattimura. Kami juga akan melaksanakan rekreasi bersama seluruh pimpinan, manajemen dan pegawai, Sabtu (6/7) di pantai Liang. Untuk donor darah, harapan kita banyak yang datang karena karena target kita 100 kantong, pasti didominasi TNI AD Kodam XVI Pattimura. Sementara internal, semua pegawai dilibatkan menyumbang darahnya. Kita juga syukuri HUT dengan pemotongan tumpeng, doa bersama dan sebelumnya ada lomba tenis meja untuk internal pegawai sejak 2 Juli. Puncaknya hari ini,” ucapnya kepada awak media di ruang kerjanya.

Tak hanya itu, kegiatan BNI Ambon ini juga tetap memberikan masyarakat kemudahan. Yaitu diadakannya BNI Layanan Gerak (BLG), mobil pelayanan bagi masyarakat yang bisa dijangkau di Liang dan sekitarnya, kemudian ada CSR juga yang akan berbagi disitu.

Di usia BNI ke 73, dirinya berharap dan bertekad membangun Maluku lewat beberapa pengembangan sektor usaha yang ada disini.

“Pastinya, HUT ke 73 ini juga menjadi motivasi untuk BNI Ambon dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Karena konsistensi kita itu jelas. Kita ingin meningkatkan layanan dan juga meningkatkan bisnis. Terutama kepedulian kita pada masyarakat. Jadi yang sudah berjalan saat ini khan, Ambon salah satu barometer bisnis dan layanan untuk wilayah. Karena kami dibawah supervisi wilayah Makassar. Kami ingin kontribusi kami ini betul-betul nyata dan bisa dirasakan masyarakat,” kunci Ferry.

Tak hanya itu, Serda Dwiki Dharmawan mengaku bahwa aksi donor darah ini sudah sering dilakukan TNI/AD sebagai kepedulian dan berbagi kepada masyarakat melalui bank darah PMI. Dimana TNI akan selalu siap ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Semoga yang BNI Ambon lakukan ini, darah yang telah disumbang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya. 

BNI Kini Buka 4 KCP Baru di Maluku

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI Ambon
Sumber Gambar: Katadata
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kini membuka beberapa Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru di Maluku.

“Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkap Dionne E. Limmon, Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Rabu(5/10).

Tak tanggung-tanggung, mereka membuka 4 KCP, yaitu KCP Seram Bagian Barat (Gemba), Rabu(5/10/2016), KCP Seram Bagian Timur (Bula), Kamis(6/10/2016), KCP Maluku Tenggara (Langgur), Jumat(7/10/2016), dan KCP Kepulauan Aru (Dobo), Rabu(12/10/2016).

Dikatakannya, BNI Ambon akan selalu membantu memudahkan kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Dengan adanya satu KCU dan 7 KCP, 5 Kantor kas dan 61 unit ATM. BNI Ambon akan kembali menambahkan 14 unit ATM.

"Dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. BNI Ambon akan terus membantu kebutuhan nasabah dimanapun berada. Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Ambon serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya

Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. 

Agen BNI46 sendiri adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat. Baik itu berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran. 

“Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI Ambon dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” harapnya. (IWU)

RUPSLB BNI: Achmad Baiquni Tetap Dirut, Ario Bimo Jabat Direktur UMKM

AddMimin
Hasil gambar untuk achmad baiquni
Sumber Gambar: 
Perusahaan yang dipimpin oleh Achmad Baiquni kini kembali melakukan pergantian susunan pejabatnya. Dimana dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) kini diketahui kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Seperti yang dilansir dari laman finance detik, Ario Bimo diketahui menggantikan posisi Catur Budi Harto. Beberapa wajah lama di BNI juga diketahui masih ada yang bertahan. Salah satunya Direktur Utama BNIAchmad Baiquni yang hingga kini masih memimpin BNI.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dan berikut adalah susunan jajaran BNI yang dirombak setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah


Sumber: Finance.detik.com

Senin, 20 Januari 2020

Pejabat Kepala BNI Ambon Ajak Nasabah Gunakan E-Banking

AddMimin
Image result for bni
Liputan6.com

Ingin terus memudahkan nasabahnya dalam melakukan transaksi keuangan, Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

Kamis, 14 November 2019

Setelah RUPS, Achmad Baiquni Masih Pimpin BNI

AddMimin
Image result for achmad baiquni
Foto - Bisnis.com

Mendapat gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982, Achmad Baiquni kini kembali di percaya untuk memimpin PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Hal ini diputuskan berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan pada (30/8/2019).

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo menyampaikan, terjadi pergantian jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh pria yang meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992 yaitu Achmad Baiquni.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta. Untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Menjadi Direktur Utama tentunya juga dilalui Achmad Baiquni dengan barbagai tantangan. Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Bahkan ia juga mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Sumber: Liputan6.com

Ada Kasus, Harga Saham BNI Ambon Tidak Turun

AddMimin
Image result for saham BNI ambon
Keuangan - Kontan

Menanggapi kasus yang terjadi pada BNI Ambon, Bank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Animo Masyarakat Ambon Menabung di BNI Cukup Tinggi

AddMimin
Terkait Kasus di Ambon, BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman
BNI memastikan dana nasabah di bank tersebut aman dan tak terpengaruh peristiwa di Ambon. Foto/Ilustrasi/Do.SINDOnews

Berita kali ini datang dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang mengatakan bahwa para nasabah BNI Ambon tidak perlu khawatir. Dana nasabah yang berada di BNI Ambon masih tetap aman.

Melansir dari laman Sindonews, masyarakat masih bisa melakukan transaksi di BNI Ambon. Bahkan menurut Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan, peristiwa yang terjadi itu tidaklah berpengaruh terhadap dana nasabah BNI Ambon.

Dan tentunya, dikatakan Putrama, para nasabah BNI Ambon masih bisa melakukan transaksi di seluruh outlet BNI Ambon dan termasuk mesin ATM selama 24 jam dalam 7 hari.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh Outlet yang berada dibawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon yang cukup tinggi.

Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06% secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI. Tak hanya itu, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99% dan 27,96% secara year on year (YoY).

Tidak hanya meningkatkan pelayanan perbankan. BNI Ambon juga hadir dengan beragam dukungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Dukungan tersebut antara lain adalah Desa Wai, Desa Liang, Kabupaten Seram Bagian Barat, BNI Ambon menyalurkan bantuan bagi Korban gempa berupa Sembilan bahan makanan pokok (Sembako) dan perlengkapan kedaruratan (seperti selimut hingga makanan bayi).

Hal yang sama dilakukan BNI Ambon di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Di sini BNI Ambon menyalurkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang beruntung bekerjasama dengan Kodam. Tidak tertinggal di bidang pendidikan, BNI Ambon juga menyalurkan bantuan renovasi untuk taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar Rutong di Kota Ambon.

Minggu, 10 November 2019

Untuk Mempermudah Transaksi, BNI Ambon Imbau Nasabah Gunakan E-Banking

AddMimin
Image result for bni
Liputan6.com

Ingin terus memudahkan nasabahnya dalam melakukan transaksi keuangan, Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

Achmad Baiquni Kembali Pimpin BNI, Ini Profilnya

AddMimin
Related image
finansial.bisnis.com

Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) kini dipimpin oleh Achmad Baiquni. Dimana saat itu Baiquni dipilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang kemudian ia menggantikan posisi Gatot M Suwondo. Pada saat itu, RUPS BNI dan BRI merombak hampir sebagian besar manajemen, baik di jajaran komisaris maupun direksi.

Tak langsung menjadi Direktur Utama, Achmad Baiquni pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Berdasarkan RUPS tanggal 17 Maret 2015, ia diangkat sebagai Direktur Utama BNI dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. 

Pada tahun 2009, BNI yang dipimpin oleh Achmad Baiquni sudah mengucurkan kredit usaha rakyat sebesar Rp 26,1 miliar dengan tujuan untuk membentuk keseriusan bank memberdayakan ekonomi masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan juga memaksimalkan KURS di NTB.

Sebelum mendapatkan jabatan itu semua, Baiquni yang mendapat julukan 'Bankir Bertangan Dingin' ini telah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1982. Baiquni bahkan juga sudah meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada tahun 1992.

Pria kelahiran 1 Januari 1957 ini juga ternyata termasuk kedalam anggota kepengurusan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah). Dan bahkan kemampuannya mengelola bank, juga terus diasahnya dengan mengikuti berbagai kegiatan seminar dan pelatihan khusus seperti Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda. Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat. Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura. Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura. Asian Bankers Surveyor Programme yang digelar oleh Bank of New York di New York, Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Semua itu dilakukan Baiquni demi kemampuannya yang ia rasa belum cukup. Dimana Baiquni juga pernah mengikuti Discovery and Dream Workshop dalam rangka penyusunan Corporate Plan BNI 2019-2023 yang diselenggarakan oleh BNI dan MC Kinsey. Compliance Forum Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan yang diselenggarakan BNI. Manajemen Risiko level 5 pada Program Eksekutif yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Sumber: Wikipedia.org 

Rabu, 02 Oktober 2019

Polisi: Perusuh Bukan Pendemo, Pendemo Pasti Damai

AddMimin
Image result for demonstrasi ricuh
Megapolitan kompas

Rusuhnya aksi yang terjadi di depan gedung DPR diketahui datang dari massa lain yang tidak melakukan demonstrasi. Hal ini diungkap langsung oleh Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

"Perusuh bukan pendemo. Kalau pendemo pasti damai," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Menurutnya, aksi ini hampir sama seperti unjuk rasa yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 lalu yang berujung ricuh. Bahkan menurutnya melakukan aksi demonstrasi sebenarnya adalah hak konstitusional warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun demikian demonstrasi harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak boleh mengganggu ketertiban umum.

Polisi pun mengapresiasi jalannya aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang bubar dengan tertib sambil bersalaman dengan aparat kepolisian di dekat kolong Flyover Senayan, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Sumber: Akurat.co 

Ini Direktur Baru BNI si 'Bankir Bertangan Dingin', Achmad Baiquni

AddMimin
Image result for achmad baiquni
BUMN Track

Mendapat julukan ‘bankir bertangan dingin’, Achmad Baiquni ini sangat cocok disatukan dengan bank pelat merah ini yang konsisten mencetak kinerja positif dari waktu ke waktu. Pasalnya setelah Baiquni dipilih sebagai Direktur Utama, BNI selalu mengalami kemajuan dari tahun ke tahun.

Seperti pada tahun 2017, Achmad Baiquni berhasil mengantarkan BNI membukukan laba bersih sebesar Rp13,62 triliun. Perolehan laba tersebut meningkat 20,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,34 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini merupakan hasil dari perkembangan bisnis pada segmen Business Banking dan Consumer Banking dengan disertai perbaikan kualitas aset.

Pertumbuhan kinerja BNI terus berlanjut dan terjaga. Kini dapat dilihat pada 2018, perusahan plat merah tersebut tetap mampu menunjukkan kinerja positifnya berkat Achmad baiquni. Selama semester I-2018, laba bersih BNI mencapai sebesar Rp7,44 triliun atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,41 triliun.

Pertumbuhan laba bersih BNI ini didorong oleh kuatnya pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang disertai perbaikan kualitas aset. Pertumbuhan NII meningkat dari Rp15,40 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp17,45 triliun pada periode yang sama tahun ini. Angka tersebut tumbuh 13,3 persen lebih cepat dibandingkan pertumbuhan NII di industri perbankan nasional yang hanya mencapai 3,4 persen per April 2018.

Pada Semester I/2018, BNI juga mencatat Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 13,5 persen. DPK ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang komposisinya mencapai 63,8 persen dari total dana yang terhimpun. Ruang bagi BNI untuk menyalurkan kredit pun masih terbuka lebar, ditandai dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang mencapai 87,3 persen pada semester I/2018. Seluruh kondisi itu memberikan keyakinan BNI mempunyai likuiditas yang baik dan ruang yang cukup untuk melanjutkan ekspansi kredit pada semester II/2018.

Selain sukses dalam performa bisnis, kepemimpinan Achmad Baiquni juga patut diapresiasi dalam hal inovasi pelayanan nasabah. Seperti belum lama ini, BNI sudah meluncurkan delapan produk layanan yang dikembangkan dengan berbasis teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang semakin cepat, efektif, dan efisien.

Kedelapan produk digital BNI itu adalah, UnikQu, BNI Acquiring Online, BNI API Management, BNI e-collection, BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI i-Pay, dan Agen46. Selain itu, BNI juga melaunching produk inovasi bernama YAP (Your All Payment) yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Di mana nasabah tidak perlu lagi menggunakan mesin EDC untuk bertransaksi.

Inovasi-inovasi yang dilakukan BNI bersama Achmad Baiquni tersebut bahkan mendapat apresiasi Presiden RI, Joko Widodo pada pameran Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 yang lalu. Presiden mendukung upaya BNI dalam memberikan kemudahan nasabah untuk bertransaksi, bahkan berpesan agar masyarakat di edukasi ketika implementasi aplikasi inovasi tersebut dilaksanakan. Keberhasilan demi keberhasilan yang diraih Achmad Baiquni tentu tak lepas dari pengalaman dan karirnya selama ini.

Achmad Baiquni yang juga Alumni Universitas Padjadjaran yang meraih master dari Business Management, Asian Institute of Management, Filipina, ini sebelumnya pernah menjabat Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah, Direktur Konsumer, kemudian Direktur Keuangan di bank yang sama. Pria necis tersebut juga mengasah kemampuannya dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di dalam dan luar negeri, di antaranya Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat.

Sumber : Obsessionnews

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates