Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email
Tampilkan postingan dengan label BPBD DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPBD DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2020

Senin Pagi, Pintu Air Manggarai Berstatus Waspada

AddMimin
Image
Sumber Gambar: Petugas kebersihan UPK Badan Air membersihkan sampah di pintu air Manggarai, Jakarta, Senin, (29/10/2018). Sepekan turun hujan, debit air di pintu air Manggarai berada dalam status normal, yakni dengan ketinggian antara 600cm hingga 700cm. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Kabar terbaru kini datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, dimana dikatakan bahwa Pintu Air Manggarai kini berstatus Waspada atau siaga III pada Senin (2/3/2020).

Dilansir laman Akurat dari akun resmi Twitter BPBD DKI Jakarta, hal ini dikarenakan kenaikan tinggi muka air sudah mencapai 785 cm pada pukul 03.00 WIB pagi.

Untuk itu, BPBD DKI meminta warga untuk melakukan antisipasi, khususnya di wilayah Gondangdia, Grogol, Kalianyar, Palmerah, Karet Tengsin, dan Kota Bambu Barat. Dan tentunya juga Kota Bambu Selatan, Menteng, Petamburan dan Tomang.

Sementara terkait dengan kenaikan tinggi muka air di Manggarai itu, BPBD DKI melakukan penyebaran informasi kepada lurah serta warga yang tinggal di bantaran sungai melalui media sosial seperti Twitter, Facebook, laman dan aplikasi percakapan WhatsApp (WA).

BPBD DKI juga menginformasikan kondisi siaga III itu kepada para camat dan lurah melalui grup Whatsapp kebencanaan.

Sementara itu, tinggi muka air di Pos Pantau Pesanggrahan pada pukul 03.00 WIB sudah menurun mencapai 130 cm atau statusnya normal setelah sebelumnya berstatus siaga dengan ketinggian 160 cm.

Sumber: Akurat.co 

Minggu, 23 Februari 2020

Banjir Jakarta, Sebanyak 2.393 Jiwa Hingga Kini Masih Mengungsi

AddMimin
Hasil gambar untuk banjir jakarta
Sumber Gambar: google.com

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta membuat banjir terus menggenang sejak Minggu (23/2/2020). Bahkan tercatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta ada setidaknya 2.393 jiwa yang masih mengungsi.

“Itu data yang tercatat hingga (Senin) pukul 06.00 WIB,” kata M Insaf, Kepala BPBD DKI Jakarta seperti yang dilansir dari laman Akurat.

Dalam data tersebut tercatat sebanyak 35 RW yang masih lumpuh di Jakarta. Dari 35 RW yang terendam Banjir, lanjut Insaf kawasan yang paling banyak terdampak bencana ini adalah wilayah Jakarta Utara.

“Di Jakarta Utara asa 26 RW (yang terendam),” bebernya.

Bahkan ketinggian air di wilayah Jakarta Utara kini mencapai 10 hingga 100 sentimeter. Dengan terhitung ada 1.807 jiwa dari 533 KK yang mengungsi. Untuk wilayah Jakarta Timur terdapat 9 RW yang masih terendam Banjir dengan ketinggian air yang juga maksimal mencapai 100 sentimeter.

“Jumlah pengungsi sebanyak 471 jiwa dari 121 KK,” ucapnya.

Walau kini wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sudah surut. Namun Insaf tak menampik kalau masih terdapat sejumlah pengungsi di tiga kawasan ini.

“Total 115 pengungsi di tiga wilayah ini" ujarnya.

Insaf mengatakan, dari total pengungsi yang mencapai  2.393 jiwa ini, barang-barang yang paling dibutuhkan saat ini adalah makan instan dan perlengkapan tidur seperti matras dan selimut.

"Barang-barang yang dibutuhkan pengungsi saat ini adalah matras, selimut, air mineral, nasi boks, pampers, pembalut, mie instan, beras dan daster," tutupnya.

Sumber: Akurat.co

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates