Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Februari 2020

BMKG: Hujan Ekstrim Masih Akan Terjadi Selama Februari 2020

AddMimin
Hasil gambar untuk hujan ilustrasi
Sumber Gambar: google.com

Selama Februari 2020 ini hujan ekstrim memang masih akan terus terjadi. Diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) khususnya masyarakat Jawa Barat diminta agar terus meningkatkan kewaspadaannya.

“Februari ini puncaknya musim penghujan. Hujan masih akan terjadi sampai April nanti,” ujar Tony Agus Wijaya, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kelas I Bandung saat dihubungi, Kamis (20/2/2020).

Bahkan dikatakan Tony, peralihan musim akan terjadi pada Mei 2020 nanti. 

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, hujan pada tahun ini sempat beberapa kali terjadi dengan intensitas yang cukup tinggi. Bahkan, lanjut dia, hujan ekstrim dengan intensitas lebih dari 100 milimeter terjadi di sejumlah wilayah Jabar, termasuk di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Meski begitu, ditegaskan Tony, intensitas hujan yang cukup tinggi ini tidak akan terus terjadi selama musim hujan. Menurutnya, penurunan intensitas hujan diprediksi akan terjadi pada Maret.

“Maka dari itu kami imbau masyarakat tetap waspada dengan sejumlah ancaman bencana akibat musim hujan, seperti banjir hingga longsor,” ucap dia

Sumber: Akurat.co 

Selasa, 10 September 2019

Berhasil Menerapkan Pengelolaan Risiko Dengan Baik, Bank BJB Raih Top GRC 2019

AddMimin
Direktur Kepatuhan bank bjb Agus Mulyana memegang penghargaan TOP GRC 2019. (Istimewa)



Penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars kini didapatkan Bank BJB setelah dinilai sangat baik dalam menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan.

Bahkan Bank BJB berhasil menerapkan pola manajemen risiko yang dinanungi oleh Agus Mulyana sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen risiko dengan terbukti memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan. Bank BJB berhasil menjaga Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%. 

Sementara itu, rasio Net Interest Margin (NIM) bank BJB berada pada level 5,7% atau berada di atas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%. Sedangkan dari segi kinerja, tercatat total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.

Tentunya, langkah positif pengelolaan risiko perusahaan ini juga diakui berbagai pihak yang kompeten, termasuk di antaranya Top Business, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), dan Asia Business Research Center yang saling bekerja sama memberikan penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019.

Tak hanya Bank saja, Agus Mulyana juga mendapat penghargaan di acara ini. Direktur Kepatuhan Bank BJB Agus Mulyana juga didapuk sebagai The Most Committed GRC Leader 2019 dalam ajang ini. 

"bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, M. As'adi Budiman. 

Bank BJB sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya. Dimana penerapan sistem tata kelola ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menghindari potensi fraud yang merugikan berbagai pihak dari beragam aspek.

GCG Bank BJB telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sumber: AyoBandung


Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates