Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email
Tampilkan postingan dengan label Bank BNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bank BNI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, Nasabah Kini Dapat Manfaatkan Layanan E-Channel BNI

AddMimin
BNI
Sumber Gambar: Google.com

Terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang semakin tinggi di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kini terus memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan.

Dilansir dari laman Katadata, Nasabah masih bisa melakukan transaksi ataupun berinteraksi dengan Petugas BNI saat ini akibat Virus Corona (Covid-19).

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh himbauan pemerintah terkait work from home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

Tak hanya itu saja, Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan e-channel BNI seperti Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Namun, jika nasabah tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. 

Menyiapkan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti teller dan customer service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana, Corporate Secretary BNI.

Sumber: Katadata.co.id

Cegah Penularan Covid-19, Bank BNI Sediakan Layanan Khusus

AddMimin
Image result for bni call center
Sumber Gambar: Google.com

Guna mencegah penularan Covid-19, Bank BNI kini terus memudahkan nasabahnya agar dapat berinteraksi dan bertransaksi dengan petugas bank lewat teknologi.

Dilansir dari laman Investor, dalam hal ini nasabah dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank melalui BNI Contact Center tanpa perlu keluar rumah guna mengatasi Covid-19.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat Pertinda, Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/3/2020).

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, dan ATM.

Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046. Corporate Secretary BNI Meiliana dalam keterangan tertulisnya mengatakan, apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan terkait Virus Corona (Covid-19).

Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Korona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.

Sumber: Investor.id

BNI Ambon Pastikan Dana Nasabah Akan Aman

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI Ambon"
Sumber Gambar: Google.com

BNI Ambon pastikan bahwa adanya kasus yang terjadi tidak akan berpengaruh kepada Bank BNI,  dan tentunya terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

Hal ini kemudian dinyatakan langsung oleh Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” ucapnya seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Senin, 02 Maret 2020

BNI Akan Libatkan Banyak IT Untuk Meminimalisir Kesalahan Karena Manusia

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Guna meminimalisir kesalahan yang terjadi, Bank Negara Indonesia (BNI) khususnya BNI Ambon,  diketahui akan mengurangi keterlibatan manusia didalamnya.

“Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk mengurangi unsur peran manusia. Mungkin lebih banyak peran IT,” ucap Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahyu Setyawan kepada reporter Tirto, Senin (21/10/2019) saat ditemui di Plaza Indonesia. 

Tak ingin kejadian yang terjadi di BNI Ambon kembali terjadi, maka diperlukan adanya pencegahan dengan sistem berlapis.

“Kalau udah ada sistem berlapis dan aturan main, tapi satu lini sudah kompromi susah ya. Jadi perbaikan itu mengurangi, meminimalisir keterlibatan manusia dalam proses,” ucap Putrama. 

Dana nasabah BNI Ambon dipastikan Putrama akan selalu aman. Dikatakan Putrama, dana nasabah BNI Ambon selalu aman dan tidak perlu khawatir.

“Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan penegak hukum itu salah satu sumber dari recovery untuk mengembalikan dana Rp58,9 miliar itu. Nanti ditelusuri,” ucap Putrama.

Sumber: Tirto.id

Di Ambon, Hanya 90% Masyarakat yang menggunakan E-Banking

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Dimana dengan ini para nasabah akan dimudahkan untuk bertansaksi.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

Minggu, 01 Maret 2020

BNI Ambon Berikan Satu Minibus Kepada Unpatti

AddMimin
hibah BNI
Sumber Gambar: Unpatti.ac.id


PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) adalah perusahaan BUMN yang kini dipimpin oleh Achmad Baiquni. BNI sendiri sudah tersedia diseluruh penjuru negeri.

Bahkan diketahui BNI sering mengadakan acara khusus untuk menyenangkan para nasabahnya. Atau bahkan seperti yang waktu itu pernah dilakukan BNI, dalam ulang tahunnya. BNI mengajak para masyarakat dan nasabahnya untuk mudik bersama.

Dan kini, BNI Ambon menyerahkan Hibah berupa kendaraan Mini Bus kepada Universitas Pattimura (Unpatti) pada Senin (17/9/18). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kerja sama BNI Ambon bersama dengan Unpatti.

Penyerahan ini dilakukan oleh Direktur Perkreditan Bank BNI Ambon Ibu D. Limmon atas nama Bank BNI Ambon menyerahkan kepada Rektor UNPATTI Prof. M.J Saptenno.

Penyerahan itu sendiri dilakukan di Universitas Pattimura, yang kemudian penyerahan itu ditandatangani dalam berita acara penyerahan hibah kendaraan Mini Bus oleh keduanya.

Dan tentunya, penyerahan simbolis dalam bentuk "Kunci" juga telah diserahkan kepada Rektor Unpatti di pelataran parkir depan rektorat. 

Bersamaan dengan itu pula, sesaat setelah menerima kunci itu. Rektor Unpatti bersama pejabat BNI Ambon yang hadir kemudian menaiki bus tersebut dan mengelilingi jalan yang ada di dalam kampus.

Sumber: unpatti.ac.id

BNI Ambon Luncurkan Program Rejeki Kredit Wirausaha Untuk Para Nasabahnya

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI Ambon gedung
Sumber Gambar: Google.com

Bank Negara Indonesia (BNI) Ambon terus kembangkan sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon dengan meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha. 

Dalam program ini, BNI Ambon menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang usaha kecil dan menengah. Acara ini sendiri diadalah di Ambon Plaza (Amplaz) pada Kamis (23/5).

Dihadiri langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia dan juga mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon. Acara ini merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon. 

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujar Egos Mahar, Kepala BNI Ambon.

Dikatakan Egos, fasilitas kredit yang ditawarkan berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di BNI Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya.

Adanya program peluncuran Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon ini sangat diapresiasi oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH.

Menurutnya, program ini dinilai sangat tepat dilakukan di oleh BNI Ambon. Karena merupakan pilihan yang tepat dari segi pertumbuhan ekonomi kota yang mengalami peningkatakan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.

Sumber: Ambon.go.id

Senin, 24 Februari 2020

BNI Ambon Luncurkan Program Rejeki Kredit Wirausaha

AddMimin
Image result for Animo Masyarakat Gunakan Layanan Transaksi Digital BNI di Ambon Sangat Tinggi
Sumber: Google

Bank Negara Indonesia (BNI) Ambon terus kembangkan sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon dengan meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha.

Dalam program ini, BNI Ambon menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang usaha kecil dan menengah. Acara ini sendiri diadalah di Ambon Plaza (Amplaz) pada Kamis (23/5).

Dihadiri langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia dan juga mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon. Acara ini merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon.

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujar Egos Mahar, Kepala BNI Ambon.

Dikatakan Egos, fasilitas kredit yang ditawarkan berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di BNI Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya.

Adanya program peluncuran Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon ini sangat diapresiasi oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH.

Menurutnya, program ini dinilai sangat tepat dilakukan di oleh BNI Ambon. Karena merupakan pilihan yang tepat dari segi pertumbuhan ekonomi kota yang mengalami peningkatakan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.

Sumber: Ambon.go.id

BNI Ambon: Uang Nasabah Masih Aman

AddMimin
Related image
Sumber: Google

Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang BNI Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman. Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan.

Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018.

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNItersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di BNI Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: Viva.co.id

Minggu, 23 Februari 2020

Di Ambon, Hanya 90% Masyarakat yang menggunakan E-Banking

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Dimana dengan ini para nasabah akan dimudahkan untuk bertansaksi.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

BNI Akan Libatkan Banyak IT Untuk Meminimalisir Kesalahan Karena Manusia

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI ambon"
Sumber Gambar: Google

Guna meminimalisir kesalahan yang terjadi, Bank Negara Indonesia (BNI) khususnya BNI Ambon,  diketahui akan mengurangi keterlibatan manusia didalamnya.

“Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk mengurangi unsur peran manusia. Mungkin lebih banyak peran IT,” ucap Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahyu Setyawan kepada reporter Tirto, Senin (21/10/2019) saat ditemui di Plaza Indonesia. 

Tak ingin kejadian yang terjadi di BNI Ambon kembali terjadi, maka diperlukan adanya pencegahan dengan sistem berlapis.

“Kalau udah ada sistem berlapis dan aturan main, tapi satu lini sudah kompromi susah ya. Jadi perbaikan itu mengurangi, meminimalisir keterlibatan manusia dalam proses,” ucap Putrama. 

Dana nasabah BNI Ambon dipastikan Putrama akan selalu aman. Dikatakan Putrama, dana nasabah BNI Ambon selalu aman dan tidak perlu khawatir.

“Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan penegak hukum itu salah satu sumber dari recovery untuk mengembalikan dana Rp58,9 miliar itu. Nanti ditelusuri,” ucap Putrama.

Sumber: Tirto.id

Kamis, 20 Februari 2020

BNI Ambon Bersama Kanwil Kemenhumkam Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Maluku

AddMimin
Image result for Bersama BNI Ambon, Kanwil Kemenkumham Maluku Ciptakan Kerjasama Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku
Sumber Gambar: kanwil kemenkumham maluku - Kemenkumham

Dilakukannya kunjungan kerja oleh Direktur Kredit BNI, Ibu Diona bersama Stenli (Staf) ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhumkam) Maluku pada Selasa (01/11), diharapkan dapat menjalin kerja sama. Dimana dalam hal ini menyangkut permasalahan jaringan yang terjadi di kantor BNI Ambon dapat diketahui, yang kemudian bisa meningkatkan eskpansi kredit. 

Dengan tujuan meningkatkan kerjasama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku, Direktur Kredit BNI Ambon mengerti akan adanya salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat adalah adanya kerjasama dengan notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit, Kakanwil mengatakan bahwa hal ini nyatanya sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI Ambon sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris. Yang berarti bila ada sebagain dari notaris yang nakal maka akan langsung ditindak sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama.

Adanya Kasus Di BNI Ambon Dipastikan Tidak Akan Mempengaruhi Saham BNI

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI Ambon"
Sumber Gambar: Google.com

BNI Ambon pastikan bahwa adanya kasus yang terjadi tidak akan berpengaruh kepada Bank BNI,  dan tentunya terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

Hal ini kemudian dinyatakan langsung oleh Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” ucapnya seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Achmad Baiquni Kini Kembali Terpilih Menjadi Direktur Utama BNI

AddMimin
Hasil gambar untuk Achmad Baiquni rups
Sumber Gambar: Google.com
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (30/8), PT Bank Negara Indonesia Tbk kembali melakukan perombakan pada susunan pengurusnya.

Seperti yang dilansir dari laman Keuangan.kontan, BNI akan tetap mempertahankan Achmad Baquni sebagai Direktur Utama nya. Namun, Ario Bimo kini diangkat menjadi Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.

"RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Adapun juga posisi Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. Bahkan kini posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, BNI juga diketahui mengubah susunan komisarisnya. Dimana dalam RUPS, perusahaan yang dipimpin Baiquni itu juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Sumber: keuangan.kontan.co.id

Rabu, 05 Februari 2020

RUPSLB BNI: Achmad Baiquni Tetap Dirut, Ario Bimo Jabat Direktur UMKM

AddMimin
Hasil gambar untuk achmad baiquni
Sumber Gambar: 
Perusahaan yang dipimpin oleh Achmad Baiquni kini kembali melakukan pergantian susunan pejabatnya. Dimana dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) kini diketahui kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Seperti yang dilansir dari laman finance detik, Ario Bimo diketahui menggantikan posisi Catur Budi Harto. Beberapa wajah lama di BNI juga diketahui masih ada yang bertahan. Salah satunya Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni yang hingga kini masih memimpin BNI.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dan berikut adalah susunan jajaran BNI yang dirombak setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah


Sumber: Finance.detik.com

Setelah RUPS, Achmad Baiquni Masih Duduki Posisi Dirut BNI

AddMimin
Hasil gambar untuk achmad baiquni dan bni
Sumber Gambar: Media BUMN
Perusahaan yang kini dipimpin oleh Achmad Baiquni itu telah memutuskan untuk melakukan perombakan jajaran. Dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) hampir merombak sebagian besar jajaran direksinya.

Dalam hal ini, BNI tetap memilih Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama. Namun beberapa direksi seperti Catur Budi Harto kini telah digantikan posisinya.

Melansir dari lamam cnbcindonesia, posisi Catur Budi Harto kini digantikan oleh Anggoro yang menjadi Direktur Konsumer BNI.

"RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Senin, 20 Januari 2020

BNI Akan Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

AddMimin
Hasil gambar untuk BNI"
Sumber: google.com

Adanya kasus BNI kemarin membuat tingkat kepercayaan terhadap bank pelat merah mulai menurun. Sebagaimana yang disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Bambang Hermanto.

Melansir dari laman Rakyatmaluku, dikatakan Bambang sejauh pengamatannya selama adanya kasus pembobolan dana nasabah di BNI, mulai ada ketidakpercayaan kepada BNI dan juga perbankan.

Menanggapi masalah tersebut, Wakil Pimpinan BNI Ambon Bidang Pemasaran Bisnis, Nolly Sahumena mengatakan, memang adanya masalah tersebut tentu akan berpengaruh terhadap kapabilitas perbankan. Namun pihaknya terus berupaya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Salah satu upaya mengembalikan kepercayaan itu dengan tetap meningkatkan pelayanan terhadap para nasabah secara baik. Ia mengklaim, aktivitas transaksi perbankan di BNI Ambon sampai hari ini masih tetap berjalan sebagaimana biasanya.

“Kita tetap melakukan aktivitas transaksi seperti biasa tanpa melakukan kegiatan yang membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap BNI,” kata Nolly kepada Rakyat Maluku, Kamis 21 November 2019.

Menurutnya, sampai dengan hari ini, masyarakat masih tetap mempercayakan BNI dengan melakukan berbagai transaksi, baik terkait kredit maupun transaksi lainnya. Ditambahkan, wajar kalau masyarakat terganggu dengan peristiwa di BNI Ambon.

Namun pihaknya bertanggungjawab untuk melakukan upaya dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat, terutama para nasabah BNI. Terkait dengan volume transaksi di tingkat Kantor Cabang Pembantu (KCP), dia mengatakan tetap berjalan seperti biasa.

“Karena para pegawai telah melakukan berbagai pendekatan dengan menyampaikan kondisi di BNI jadi semuanya berjalan dengan baik,” jelas dia.

Selain itu, soal permintaan dari OJK pusat untuk melakukan audit internal dan forensik di BNI, kata Nolly, hal itu telah dilakukan. Bahkan hingga saat ini prosesnya masih berlangsung, sehingga hasilnya pun belum mereka dapatkan.

“Audit di internal masih berlangsung. Kita sampai saat ini belum mendapatkan hasil audit tersebut. Kami juga tidak tahu prosesnya akan berjalan hingga kapan,” tandasnya.

Sumber: rakyatmaluku.com

Pejabat Kepala BNI Ambon Ajak Nasabah Gunakan E-Banking

AddMimin
Image result for bni
Liputan6.com

Ingin terus memudahkan nasabahnya dalam melakukan transaksi keuangan, Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.

Sumber: Kumparan.com

Kamis, 14 November 2019

Puluhan Petenis Profesional Siap Ramaikan Turnamen BNI Tennis Open 2019

AddMimin
Petenis Indonesia Siap Adu Kemampuan di BNI Tennis Open
Konferensi Pers BNI Tennis Open 2019 di Jakarta, Kamis (14 November 2019).

Gelaran turnamen tenis tingkat nasional BNI Tennis Open 2019 akan kembali dilaksanakan. Pada 16-22 November 2019, turnamen ini akan digelar di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta.

"BNI Tennis Open 2019 ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan Tenis yang telah BNI lakukan sebelumnya di BNI tenis Junior. Harapan kami, turnamen ini dapat memberikan wadah untuk pertandingan yang lebih luas dan kompetitif," ujar Pemimpin Divisi Komunikasi Pemasaran BNI Indomora Harahap.

Turnamen BNI Tennis Open 2019 sendiri sudah menjadi magnet dari para petenis Indonesia. Bahkan turnamen ini masuk dalam kalender kompetisi resmi PP Pelti (TDP), termasuk petenis Pelatnas yang dipersiapkan menjadi wakil tim Merah Putih di ajang SEA Games 2019. Yang mana turnamen ini juga diramaikan oleh para petenis profesional.  

"Kejuaraan Nasional ini akan menjadi ajang uji coba terakhir bagi tim Tennis Indonesia sebelum bertanding di ajang SEA Games 2019 di Manila, awal Desember ini. Selain itu, penampilan petenis nasional di BNI Tennis Open 2019 akan menjadi hiburan yang menarik bagi pecinta tennis di Tanah Air. Selaku pengurus induk organisasi, kami mohon doa restu komunitas tenis agar mereka mampu mewujudkan target dua medali emas di Filipina nanti". Ucap Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar.

BNI Tennis open 2019 akan menggelar pertandingan nomor tunggal dan ganda, baik putra maupun putri. Babak utama tunggal menyediakan 32 slot terdiri dari 20 peserta yang diterima langsung (direct acceptance), delapan petenis yang lolos dari babak kualifikasi dan empat penerima wild card. Pada sektor ganda, tersedia 16 tempat di babak utama serta 16 pasangan di babak kualifikasi.

"Kami berharap melalui BNI Tennis Open 2019 dapat dimanfaatkan oleh petenis Pelatnas untuk mempersiapkan diri menjelang SEA Games agar dapat meraih emas, dan untuk petenis lainnya dapat menunjukan kemampuannya terbaiknya untuk meraih kemenangan di kompetisi ini. Sebagai Perusahaan Anak BNI, BNI Syariah dan BNI Life turut mendukung kejuaraan ini. BNI Life menyediakan pertanggungan asuransi jiwa bagi para juara," tutup Indomora.

Babak Kualifikasi tunggal putra dan putri yang masing-masing menyediakan 64 tempat bakal berlangsung mulai Sabtu, 16 November. Sementara sign in peserta akan dilaksanakan pada Jumat, 15 November 2019, hingga pukul 17.00 di arena pertandingan, The Sultan Hotel & Residence Jakarta.

Ada Kasus, Harga Saham BNI Ambon Tidak Turun

AddMimin
Image result for saham BNI ambon
Keuangan - Kontan

Menanggapi kasus yang terjadi pada BNI Ambon, Bank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates