Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email
Tampilkan postingan dengan label Achmad Baiquni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Achmad Baiquni. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Februari 2020

RUPSLB BNI Hasilkan Rombakan Jajaran Direksi dan Komisaris BNI

AddMimin
Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan
ILUSTRASI. Direktur Utama BNI tetap dijabat Ahmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. kini akhirnya menghasilkan sesuatu. Dimana dalam rapat tersebut, telah diputuskan untuk merombak susunan direksi.

Namun, dalam rapat ini RUPSLB BNI tidak mengubah posisi direktur utama yang diisi oleh Achmad Baiquni dan wakil direktur yang diisi oleh Herry Sidharta. 

Berdasarkan RUPSLB, Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, dalam RUPSLB BNI juga Marwanto Harjowiryono diberhentikan sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

Sumber: Liputan6.com

Achmad Baiquni Kini Kembali Terpilih Menjadi Direktur Utama BNI

AddMimin
Hasil gambar untuk Achmad Baiquni rups
Sumber Gambar: Google.com
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (30/8), PT Bank Negara Indonesia Tbk kembali melakukan perombakan pada susunan pengurusnya.

Seperti yang dilansir dari laman Keuangan.kontan, BNI akan tetap mempertahankan Achmad Baquni sebagai Direktur Utama nya. Namun, Ario Bimo kini diangkat menjadi Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.

"RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Adapun juga posisi Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. Bahkan kini posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, BNI juga diketahui mengubah susunan komisarisnya. Dimana dalam RUPS, perusahaan yang dipimpin Baiquni itu juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Sumber: keuangan.kontan.co.id

Rabu, 05 Februari 2020

RUPSLB BNI: Achmad Baiquni Tetap Dirut, Ario Bimo Jabat Direktur UMKM

AddMimin
Hasil gambar untuk achmad baiquni
Sumber Gambar: 
Perusahaan yang dipimpin oleh Achmad Baiquni kini kembali melakukan pergantian susunan pejabatnya. Dimana dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) kini diketahui kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Seperti yang dilansir dari laman finance detik, Ario Bimo diketahui menggantikan posisi Catur Budi Harto. Beberapa wajah lama di BNI juga diketahui masih ada yang bertahan. Salah satunya Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni yang hingga kini masih memimpin BNI.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dan berikut adalah susunan jajaran BNI yang dirombak setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah


Sumber: Finance.detik.com

Setelah RUPS, Achmad Baiquni Masih Duduki Posisi Dirut BNI

AddMimin
Hasil gambar untuk achmad baiquni dan bni
Sumber Gambar: Media BUMN
Perusahaan yang kini dipimpin oleh Achmad Baiquni itu telah memutuskan untuk melakukan perombakan jajaran. Dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) hampir merombak sebagian besar jajaran direksinya.

Dalam hal ini, BNI tetap memilih Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama. Namun beberapa direksi seperti Catur Budi Harto kini telah digantikan posisinya.

Melansir dari lamam cnbcindonesia, posisi Catur Budi Harto kini digantikan oleh Anggoro yang menjadi Direktur Konsumer BNI.

"RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Kamis, 14 November 2019

Setelah RUPS, Achmad Baiquni Masih Pimpin BNI

AddMimin
Image result for achmad baiquni
Foto - Bisnis.com

Mendapat gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982, Achmad Baiquni kini kembali di percaya untuk memimpin PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Hal ini diputuskan berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan pada (30/8/2019).

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo menyampaikan, terjadi pergantian jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh pria yang meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992 yaitu Achmad Baiquni.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta. Untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Menjadi Direktur Utama tentunya juga dilalui Achmad Baiquni dengan barbagai tantangan. Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Bahkan ia juga mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Sumber: Liputan6.com

Minggu, 10 November 2019

Achmad Baiquni Kembali Pimpin BNI, Ini Profilnya

AddMimin
Related image
finansial.bisnis.com

Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) kini dipimpin oleh Achmad Baiquni. Dimana saat itu Baiquni dipilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang kemudian ia menggantikan posisi Gatot M Suwondo. Pada saat itu, RUPS BNI dan BRI merombak hampir sebagian besar manajemen, baik di jajaran komisaris maupun direksi.

Tak langsung menjadi Direktur Utama, Achmad Baiquni pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Berdasarkan RUPS tanggal 17 Maret 2015, ia diangkat sebagai Direktur Utama BNI dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. 

Pada tahun 2009, BNI yang dipimpin oleh Achmad Baiquni sudah mengucurkan kredit usaha rakyat sebesar Rp 26,1 miliar dengan tujuan untuk membentuk keseriusan bank memberdayakan ekonomi masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan juga memaksimalkan KURS di NTB.

Sebelum mendapatkan jabatan itu semua, Baiquni yang mendapat julukan 'Bankir Bertangan Dingin' ini telah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1982. Baiquni bahkan juga sudah meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada tahun 1992.

Pria kelahiran 1 Januari 1957 ini juga ternyata termasuk kedalam anggota kepengurusan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah). Dan bahkan kemampuannya mengelola bank, juga terus diasahnya dengan mengikuti berbagai kegiatan seminar dan pelatihan khusus seperti Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda. Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat. Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura. Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura. Asian Bankers Surveyor Programme yang digelar oleh Bank of New York di New York, Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Semua itu dilakukan Baiquni demi kemampuannya yang ia rasa belum cukup. Dimana Baiquni juga pernah mengikuti Discovery and Dream Workshop dalam rangka penyusunan Corporate Plan BNI 2019-2023 yang diselenggarakan oleh BNI dan MC Kinsey. Compliance Forum Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan yang diselenggarakan BNI. Manajemen Risiko level 5 pada Program Eksekutif yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Sumber: Wikipedia.org 

Rabu, 02 Oktober 2019

Ini Direktur Baru BNI si 'Bankir Bertangan Dingin', Achmad Baiquni

AddMimin
Image result for achmad baiquni
BUMN Track

Mendapat julukan ‘bankir bertangan dingin’, Achmad Baiquni ini sangat cocok disatukan dengan bank pelat merah ini yang konsisten mencetak kinerja positif dari waktu ke waktu. Pasalnya setelah Baiquni dipilih sebagai Direktur Utama, BNI selalu mengalami kemajuan dari tahun ke tahun.

Seperti pada tahun 2017, Achmad Baiquni berhasil mengantarkan BNI membukukan laba bersih sebesar Rp13,62 triliun. Perolehan laba tersebut meningkat 20,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,34 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini merupakan hasil dari perkembangan bisnis pada segmen Business Banking dan Consumer Banking dengan disertai perbaikan kualitas aset.

Pertumbuhan kinerja BNI terus berlanjut dan terjaga. Kini dapat dilihat pada 2018, perusahan plat merah tersebut tetap mampu menunjukkan kinerja positifnya berkat Achmad baiquni. Selama semester I-2018, laba bersih BNI mencapai sebesar Rp7,44 triliun atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,41 triliun.

Pertumbuhan laba bersih BNI ini didorong oleh kuatnya pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang disertai perbaikan kualitas aset. Pertumbuhan NII meningkat dari Rp15,40 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp17,45 triliun pada periode yang sama tahun ini. Angka tersebut tumbuh 13,3 persen lebih cepat dibandingkan pertumbuhan NII di industri perbankan nasional yang hanya mencapai 3,4 persen per April 2018.

Pada Semester I/2018, BNI juga mencatat Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 13,5 persen. DPK ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang komposisinya mencapai 63,8 persen dari total dana yang terhimpun. Ruang bagi BNI untuk menyalurkan kredit pun masih terbuka lebar, ditandai dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang mencapai 87,3 persen pada semester I/2018. Seluruh kondisi itu memberikan keyakinan BNI mempunyai likuiditas yang baik dan ruang yang cukup untuk melanjutkan ekspansi kredit pada semester II/2018.

Selain sukses dalam performa bisnis, kepemimpinan Achmad Baiquni juga patut diapresiasi dalam hal inovasi pelayanan nasabah. Seperti belum lama ini, BNI sudah meluncurkan delapan produk layanan yang dikembangkan dengan berbasis teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang semakin cepat, efektif, dan efisien.

Kedelapan produk digital BNI itu adalah, UnikQu, BNI Acquiring Online, BNI API Management, BNI e-collection, BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI i-Pay, dan Agen46. Selain itu, BNI juga melaunching produk inovasi bernama YAP (Your All Payment) yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Di mana nasabah tidak perlu lagi menggunakan mesin EDC untuk bertransaksi.

Inovasi-inovasi yang dilakukan BNI bersama Achmad Baiquni tersebut bahkan mendapat apresiasi Presiden RI, Joko Widodo pada pameran Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 yang lalu. Presiden mendukung upaya BNI dalam memberikan kemudahan nasabah untuk bertransaksi, bahkan berpesan agar masyarakat di edukasi ketika implementasi aplikasi inovasi tersebut dilaksanakan. Keberhasilan demi keberhasilan yang diraih Achmad Baiquni tentu tak lepas dari pengalaman dan karirnya selama ini.

Achmad Baiquni yang juga Alumni Universitas Padjadjaran yang meraih master dari Business Management, Asian Institute of Management, Filipina, ini sebelumnya pernah menjabat Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah, Direktur Konsumer, kemudian Direktur Keuangan di bank yang sama. Pria necis tersebut juga mengasah kemampuannya dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di dalam dan luar negeri, di antaranya Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat.

Sumber : Obsessionnews

Achmad Baiquni Ajak TNI AD Bantu Kelola Keuangan Prajurit Bersama BNI

AddMimin
Image result for achmad baiquni
Banten - Bisnis.com

Achmad Baiquni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Telah bekerjasama dengan jajaran TNI (Tentara Nasional Indonesia), untuk mengembangkan system pembanyaran gaji dan tunjangan kinerja secara nontunai atau cashless.

Menurut Achmad baiquni mengambil langkah ini untuk mendukung pogram pemerintah yaitu Cashless Society, agar masyarakat atau prajurit TNI lebih mengambil tindangan nontunai dalam kebutuhan sehari-hari.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, bahwa Bank BNI akan membantu pengelolaan keuangan para prajurit sekaligus mengedukasi pengelolaan keuangan mereka untuk jangka panjang, salah satunya dalam bentuk tabungan.

“BNI juga memberikan peluang lebih besar pada prajurit yang ingin berinvestasi dengan memanfaatkan tunkin,” ujar Baiquni di Jakarta, kemarin.

Menurut Achmad Baiquni, pembayaran tunjangan kinerja tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu syarat atau jaminan pada saat ingin memperoleh kredit investasi, misalnya kredit kepemilikan rumah atau keperluan lainnya pada masa bendatang.

“Sebagai lembaga keuangan yang berpengalaman, BNI memiliki berbagai produk dan layanan yang bisa mempermudah pengelolaan keuangan TNI sekaligus memfasilitasi kebutuhan jasa perbankan seluruh anggota TNI dan PNS di lingkungan TNI,” ucap Baiquni.

Selain itu, kata dia, anggota TNI yang mengikuti latihan gabungan militer seperti Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), juga mendapatkan fasilitas asuransi jiwa dari BNI Life yang dirancang khusus untuk anggota TNI.

Menurut Baiquni, anggota TNI juga dapat memanfaatkan fasilitas e-banking mulai dari SMS banking, internet banking, ATM, mobile banking, serta phone banking untuk melakukan transaksi dengan mudah, seperti transaksi pembelian pulsa, listrik, tiket, dan lainnya. BNI juga memberikan solusi dalam pengelolaan anggaran belanja barang dan belanja modal TNI, yaitu melalui solusi pembiayaan Supply Chain Financing (SCF) dan Garansi Bank bagi para mitra vendor TNI dengan berbagai penawaran istimewa.

“Semua solusi tersebut kami berikan guna mendukung terciptanya pengelolaan keuangan di lingkungan TNI yang lebih transparan, efektif, efisien dan modern,” kata Baiquni.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan, pihaknya pun ingin mendidik prajurit agar lebih bisa mengoptimalkan dukungan kesejahteraan dari pemerintah. Hal itu bertujuan agar bisa digunakan pada kegiatan lebih produktif, tidak semata hanya untuk konsumtif.

Sumber;Akurat.co

Kamis, 19 September 2019

Jadi Dirut Baru, Achmad Baiquni Berhasil Tingkatkan Laba Bersih BNI

AddMimin
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Achmad Baiquni
* Foto: Men's Obsession

Tak salah Bank Negara Indonesia (BNI) memilih Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama. Karena Baiquni yang mendapat julukan ‘bankir bertangan dingin’ ini sangat cocok disatukan dengan bank pelat merah ini yang konsisten mencetak kinerja positif dari waktu ke waktu. Pasalnya setelah Baiquni menjabat sebagai Dirut, BNI selalu mengalami kemajuan dari tahun ke tahun.

Seperti pada tahun 2017, Achmad Baiquni berhasil mengantarkan BNI membukukan laba bersih sebesar Rp13,62 triliun. Perolehan laba tersebut meningkat 20,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,34 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini merupakan hasil dari perkembangan bisnis pada segmen Business Banking dan Consumer Banking dengan disertai perbaikan kualitas aset.

Pertumbuhan kinerja BNI terus berlanjut dan terjaga. Kini dapat dilihat pada 2018, perusahan plat merah berkat Achmad Baiquni tersebut tetap mampu menunjukkan kinerja positifnya. Selama semester I-2018, laba bersih BNI mencapai sebesar Rp7,44 triliun atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,41 triliun.

Pertumbuhan laba bersih BNI ini didorong oleh kuatnya pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang disertai perbaikan kualitas aset. Pertumbuhan NII meningkat dari Rp15,40 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp17,45 triliun pada periode yang sama tahun ini. Angka tersebut tumbuh 13,3 persen lebih cepat dibandingkan pertumbuhan NII di industri perbankan nasional yang hanya mencapai 3,4 persen per April 2018.

Pada Semester I/2018, BNI juga mencatat Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 13,5 persen. DPK ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang komposisinya mencapai 63,8 persen dari total dana yang terhimpun. Ruang bagi BNI untuk menyalurkan kredit pun masih terbuka lebar, ditandai dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang mencapai 87,3 persen pada semester I/2018. Seluruh kondisi itu memberikan keyakinan BNI mempunyai likuiditas yang baik dan ruang yang cukup untuk melanjutkan ekspansi kredit pada semester II/2018.

Selain sukses dalam performa bisnis, kepemimpinan Achmad Baiquni juga patut diapresiasi dalam hal inovasi pelayanan nasabah. Seperti belum lama ini, BNI sudah meluncurkan delapan produk layanan yang dikembangkan dengan berbasis teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang semakin cepat, efektif, dan efisien.

Kedelapan produk digital BNI itu adalah, UnikQu, BNI Acquiring Online, BNI API Management, BNI e-collection, BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI i-Pay, dan Agen46. Selain itu, BNI juga melaunching produk inovasi bernama YAP (Your All Payment) yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Di mana nasabah tidak perlu lagi menggunakan mesin EDC untuk bertransaksi.

Inovasi-inovasi yang dilakukan BNI bersama Achmad Baiquni tersebut bahkan mendapat apresiasi Presiden RI, Joko Widodo pada pameran Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 yang lalu. Presiden mendukung upaya BNI dalam memberikan kemudahan nasabah untuk bertransaksi, bahkan berpesan agar masyarakat di edukasi ketika implementasi aplikasi inovasi tersebut dilaksanakan. Keberhasilan demi keberhasilan yang diraih Achmad Baiquni tentu tak lepas dari pengalaman dan karirnya selama ini.

Achmad Baiquni yang juga Alumni Universitas Padjadjaran yang meraih master dari Business Management, Asian Institute of Management, Filipina, ini sebelumnya pernah menjabat Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah, Direktur Konsumer, kemudian Direktur Keuangan di bank yang sama. Pria necis tersebut juga mengasah kemampuannya dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di dalam dan luar negeri, di antaranya Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat.

Achmad Baiquni Ajak Justin Rose Main Bersama di Turnamen Indonesian Masters

AddMimin



Sumber: BNI

Memiliki banyak nasabah di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) yang kini di pimpin oleh Achmad Baiquni nyatanya pernah mengadakan suatu turnamen golf internasional pada bulan Desember 2018.

Bahkan dalam turnamen yang bertajuk Indonesian Masters 2018 ini, Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni juga mengundang Justin Rose yang merupakan salah satu pemain golf papan atas dunia untuk memberikan coaching clinic kepada para peserta.

Tak hanya itu saja, Baiquni juga mendapat kesempatan untuk melakukan pukulan pertama dengan Justin Rose.

“Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami bisa berada dalam satu grup bersama Justin Rose. Justin merupakan pegolf yang memiliki segudang pengalaman serta telah banyak meraih gelar sehingga ini menjadi pengalaman terbaik buat nasabah utama BNI,” ujar Baiquni.

Dalam event penting yang digelar sebelum turnamen utama dimulai, Indonesian Masters menghelat Pro-Am BNI Indonesian Masters pada Selasa (11/12). Dimana sekitar 36 nasabah setia BNI diundang Baiquni selaku untuk mengikuti Pro-Am Indonesian Masters bersama dengan 120 pegolf profesional.

Kompetisi BNI Indonesian Masters 2018 ini merupakan keikutsertaan BNI yang ketiga kalinya. Dan dari sini juga, Baiquni selaku Dirut BNI memperkenalkan sebuah aplikasi yang dikeluarkan oleh BNI yaitu YAP!.

Aplikasi ini mensupport pembelian food & beverage. Dengan YAP! ini, pengguna juga akan dimudahkan untuk bertransaksi dengan tiga sumber dana sekaligus, Kartu BNI Debit (tabungan), Kartu Kredit BNI, dan UnikQu.   

  
Sumber: jpnn.com


Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates